Tradisi Lebaran

 


Sista,

                Hari Raya Idul Fitri tinggal dua hari lagi. Hari Kemenangan yang ditunggu oleh umat muslim seluruh dunia setelah sebulan berpuasa. Dalam merayakan Hari Raya atau Lebaran, ada beberapa tradisi yang masih kita temui di sekitar kita.  Apa saja tradisi Lebaran itu ? Yuk, kita cari tahu.

 

1.       THR

Tunjangan Hari Raya yang adalah tunjangan yang diberikan oleh perusahaan kepada para karyawannya yang besarannya tergantung dari kemampuan perusahaan itu. Pada umumnya, sebesar satu kali gaji. THR dibagikan dua minggu menjelang Lebaran.

 

2.       Takbiran dan pukul bedug

Pada malam sebelum Lebaran, dilakukan karnaval dengan berjalan kaki dengan membawa obor sambil mengucapkan takbir dan memukul bedug,  berkeliling ke sekitar perumahan.

 

3.       Saling memberikan makanan

Menjelang Lebaran, ada tradisi saling memberikan makanan berupa sayur matang dan ketupat ke tetangga sekitar dan kerabat terdekat. Selain menjaga tali silaturahmi, kita juga bisa saling memberi. Makanan  disiapkan di dalam rantang atau wadah dengan lauk rendang daging, opor ayam,sambel goreng kentang,  sayur santan papaya muda, gulai kacang panjang, dan tak lupa ketupat.

 

4.       Petasan dan kembang api

Walaupun pemerintah sudah melarang petasan, namun masih banyak kita temui anak-anak yang bermain petasan dan kembang api saat bulan puasa. Tetapi harus tetap hati-hati ya, karena petasan bisa berbahaya bagi orang yang berpenyakit jantung. Juga, kadang malah membuat rumah terbakar karena tidak hati-hati.

 

5.       Baju baru

Setelah mendapatkan THR, banyak orang yang menyerbu toko-toko untuk membeli baju dan sepatu baru. Mereka ingin merayakan Lebaran dengan baju yang lebih baik dari yang biasa mereka pakai. Namun, kalau tidak ada anggaran, jangan dipaksakan. Pakai saja baju yang ada.

 

6.       Kue Lebaran

Seringkali dijumpai makanan-makanan yang sama di meja tiap rumah, seperti kue nastar, putih salju, kastengel, lidah kucing, kacang goreng bumbu bawang, manisan kolang-kaling, dan minuman sirup segar. Ada juga biskuit dalam kaleng dengan brand tertentu.

 

7.       Halal Bi halal

Halal bi halal adalah acara mengunjungi kerabat, teman dan saudara sambil bermaaf-maafan. Acara ini menjadi istimewa karena dibarengi dengan acara makan ketupat dan lauk-pauknya. Biasanya para ibu membuat banyak makanan dan kue-kue untuk menjamu sanak saudara yang datang berkunjung dengan  menyediakan rendang daging, opor ayam, sambel goreng kentang,  sayur santan pepaya muda, gulai kacang panjang, dan tak lupa ketupat. Untuk jenis kue sudah dibahas di poin sebelumnya, ya.

Untuk saat ini, halal bi halal bisa dilakukan dengan online dan via medsos, dan tidak perlu datang ke rumah. Jangan sampai gara-gara bersilaturahmi, malah terkena covid-19, ya. Yuk, tetap patuhi protokol kesehatan 3M,  tidak pergi kemana-mana, dan menghindari kerumunan.

 

Sista,

                Bagaimana tradisi lebaran di daerah kalian? Pasti seru juga, ya?

               

 

 

 

 

Komentar

Kemas Griya mengatakan…
Mau semuanyaaa
Arni narni mengatakan…
qiqiqiq...